Cintamu Kudamba

Asa hanyut terbawa lamunan

Saat – saat hati dekat denganmu

Saat wajah bersimpuh bersujud kepadamu

Wujud pengagungan atas segala kekuasaanmu

Air mata berlinang curahan segala ketakutan

Teringat prilaku kemaksiatan dalam setiap episode kehidupan

Berharap pengampunan dari sang raja diraja

Kerinduan terbersit saat merasakan nikmat dan lezatnya iman

Mata terpejam saat melihat segala kemaksiatan

Hati gelisah saat terbayang bayangan dosa

Telinga tertutup saat mendengar celotehan gibah

Bibir terkatup saat akan terucap kata – kata dusta

Ku tengadahkan tangan kotor hambamu yang papa ini

Hambamu yang bergelimang lumpur kehinaan

Mata ini yang tak lagi berkaca-kaca dan berlinang air mata

Saat keagungan – keagunganmu kau perlihatkan

Hati ini tak lagi tenang saat – saat firmanmu kau perdengarkan

Kaki ini tak segera melangkah saat – saat penyerumu kau serukan

Hambamu memohon dengan segala kealfaan

Hati ini kau gerakan menuju cahaya hidayahmu

Bimbinglah kaki ini menuju jalan ridhomu

Ayunan tangan ini, langkahnya kaki ini dengan izinmu

Cintamu , Kasihmu , Sayangmu ku damba

 

Iklan

3 Komentar

  1. keren kak :))

    • Terima Kasih.. lagi belajar meskipun rada sedikit alay… 🙂 🙂

      • kalo nggak alay bukan puisi kak XD tapi bagus kook, menambah pembendaharaan kata saya 😀

” Tersanjung Rasanya Tinggalkan Jejak "

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: